Berita bola terbaruBlogNews

Manchester City Puncaki Posisi Pertama Klub Terkaya di Dunia

Manchester City

Manchester City yang merupakan Klub Premier League, kini tengah mengalami puncak kejayaannya, sebab berada di puncak daftar klub terkaya di dunia versi ‘Soccerex Football Finance 100′ yang baru-baru ini dirilis. Man City yang lebih unggul dari Arsenal berada di posisi kedua sementara PSG di posisi ketiga.

Dari hasil survey data yang dirilis Soccerex, Man City merupakan klub yang mempunyai kekuatan finansial yang terbesar dibanding klub apapun. Soccerex yang telah melakukan riset terhadap kekayaan klub dari hasil kombinasi aset klub yang berupa pemain, aset tetap, uang di bank, potensi investasi dari pemilik klub serta utang.

Kesuksesan Man City jadi klub terkaya disebut tidak lepas dari pemasukan berupa investasi yang kain meningkat. “Nilai investasi mereka terus naik sering dengan kinerja klub pun mengalami perbaikan,” Ungkap Soccerex dalam tulisannya,

Selain itu, Arsenal yang selama ini dianggap’pelit’ di bursa transfer malah berada di posisi kedua. Hal tersebut tidak lepas dari kecermatan strategi bisnis yang dilakoni oleh The Gunners. Mereka yang menjalani model bisnis yang sehat serta tidak banyak berhutang di bank.

[ Baca Juga: Real Madrid Pun Ikut Kejar Ryan Sessegnon Menyaingi MU ]

Sementara itu, terdapat kejutan yang datang dari klub Tiongkok, Guangzhou Evergrande yang berada di posisi keempat dan Tottenham yang ada di posisi kelima. Lebih baik dari klub top Eropa misalnya, Real Madrid, Manchester United, Chelsea serta Juventus.

Berikut ini merupakan daftar 10 besar klub paling kaya berdasarkan Soccerex:

  1. Manchester City [4.883]
  2. Arsenal [4.559]
  3. Paris Saint-Germain [4.128]
  4. Guangzhou Evergrande [3.423]
  5. Tottenham [2.591]
  6. Real Madrid [2.579]
  7. Manchester United [2.314]
  8. Juventus [2.260]
  9. Chelsea [2.073]
  10. Bayern Munich [2036]

Lalu, dimana Barcelona? Pemuncak klasemen La Liga tersebut ternyata hanya berada di posisi ke-13 bernilai akhir aset 1.626 juta euro. Liverpool berada di posisi ke 16 sementara Inter Milan hanya ada di peringkat ke 30. AC Milan pun hanya berhasil menempati posisi empat tingkat di bawah sang rival sekota.

Berita bola terbaruBlogNews

Cekik Wasit, Messi Dihadiahi Kartu Kuning

lisinopriland

lisinopriland

 

Lionel Messi terlihat begitu prima saat timanya berusaha menggasak pertahanan Juventus. Pada laga yang diselenggarakan tadi dini hari tersebut pun ia akhirnya dapat membobol pertahanan gawang Gianluigi Buffon. Namun dalam laga tersebut terdapat pula insiden kartu kuning yang cukup mencengangkan.

Masih saat hendak memulai pertandingan di Camp Nou, Rabu (13/09/17) dini hari WIB, Messi yang masih belum bisa mencetak gol ke gawang Buffon. Tapi, Messi pun sudah akrab dengan performa yang bagus.

Dua gol berhasil dilayangkan Messi ke gawang Juventus yang dijaga ketat oleh Buffon di laga matchday 1 Liga Champions 2017/2018 itu. Gol pertamanya terjadi pada menit ke-45 sedangkan gol kedua Messi terjadi pada menit ke-69, dan dalam perolehan kemenangan 3-0 Blaugrana atas Bianconeri.

 

lisinopriland

 

Namun saat berlangsungnya pertandingan, tepat pada menit ke-54 ketika Barca masih memimpin pada skor 1-0, terdapat satu kejadian tidak mengenakan lainnya yang melibatkan Messi. Dan lebih detailnya, saat ia diberikan sebuah kartu kuning oleh wasit, Damir Skomina.

Hal tersebut diawali ketika Messi diberikan pelanggaran oleh pemain Juventus Miralem Pjanic. Messi pun geram dan meminta Pjanic, yang telah melakukan dua pelanggaran di babak pertama, agar mendapat kartu kuning.

Baca Juga : Dybala: Selama klub dan Presiden Masih Ingin Saya Bertahan di Juve, Maka Saya Juga Akan Bertahan

Lantas ia pun mengangkat tangannya seolah mengisyaratkan supaya kartu kuning diberikan kepada Pjanic. Tak hanya itu, ia juga terlihat hingga hendak mencekik sang wasit.

Namun, tindakan Messi justru dinilai terlalu berlebihan oleh Skomina. Dan malah, sang wasit lapangan asal Slovenia tersebut memberikan kartu kuning tersebut kepada Messi, sebab merupakan suatu bentuk protes berlebihan terhadap para pemain tuan rumah.

Tapi satu hal yang menggelitik disini adalah saat Pjanic juga diberikan  kartu kuning saat pertandingan masuk pada menit ke-75.

Berita bola terbaruBlogNews

Dybala: Selama klub dan Presiden Masih Ingin Saya Bertahan di Juve, Maka Saya Juga Akan Bertahan

lisinopriland

Paulo Dybala ungkapkan rencananya yakni bertahan bersama Juventus selama dia masih diinginkan oleh klub.

Dybala kini telah jadi bintang emas baru klub semenjak ia hadir dari Palermo sejak tahun 2015 silam. Penyerang asal Argentina ini pun sontak menjadi andalan Juventus untuk berada di lini terdepan.

Karena bakat serta performanya yang begitu cemerlang selama dua tahun bersama Juventus tersebut, namanya pun tak sekali digadang-gadang untuk hijrah ke klub raksasa lain seperti Barcelona.

Kabarnya, seolah tak puas dengan apa yang didapat. Barcelona tetap gencar ingin meminang Dybala. Apalagi, Dybala memang diharapkan oleh Lionel Messi untuk masuk ke dalam tim dengannya di Barcelona.

Pada musim panas lalu, dikabarkan bahwa Barcelona telah memberikan penawaran besar kepada Juventus guna mendapatkan Dybala. Barcelona pun memang sedang butuh seorang penyerang bintang besar seusai menyerahkan Neymar ke PSG.

Baca Juga : Hazard Beri Pujian Kepada Cesc Fabregas

“Memangnya benar kalau Barcelona menginginkan saya? Tapi tidak ada seorang pun yang mengatakannya kepada saya. Bahkan perjanjiannya pun tidak ada,” Tanyanya.

“Satu hal yang saya ketahui adalah fakta bahwa klub saya masih ingin bekerja sama dengan saya, dan saya pun sangat senang mendengarnya,” lanjutnya.

“Dan itulah alasan mengapa saya masih berada disini, Selama klub dan Presiden Masih Ingin Saya Bertahan di Juve, Maka Saya Juga Akan Bertahan, dan berjuang dengan menggunakan nomor penting, yakni nomor 10,” Tutupnya.

Berita bola terbaruNews

Belum Setahun di Juventus, Rincon akan ditransfer ke Torino

Dikabarkan, Juventus telah mentransfer Tomas Rincon pada tim yang disebut-sebut sebagai rival mereka, Torino. Rencananya, Juve akan mengantongi dana sebesar tujuh juta euro sekaligus bonus yakni sebesar dua juta euro.

Padahal Rincon baru bergabung dengan Juventus pada Januari kemarin dari perpindahannya dari Genoa. Ia lantas ditarik saat Juve membutuhkan pemain guna memperkuat bentengnya di tengah kendala pemain yang cedera.

Calciomercato mengabarkan bahwa kedua klub sudah menyepakati harga itu pada hari Kamis waktu setempat. Setelah kesepakatan tercapai, agen Rincon langsung berangkat ke markas Torino untuk membicarakan kesepakatan personal.

Semua berjalan lancar sehingga Rincon sudah diizinkan untuk menjalani tes emdis bersama Torino. Rencananya, Rincon akan menjalani tes medis itu pada hari Jumat waktu setempat, sebelum kemudian diresmikan sebagai pemain baru Granata,

Torino membutuhkan gelandang baru setelah menjual Marco Benassi ke Fiorentina. Rincon dinilai sebagai sosok yang tepat karena telah memiliki pengalaman yang cukup banyak di Italia.

Berita bola terbaruNews

Adu Penalti Juventus Kalahkan AS Roma

Pertemuan kedua club terbesar Serie A, Juventus dan AS Roma pada pertandingan laga International Champions Cup berakhir untuk kemenangan Bianconeri melalui drama adu penalti.

Bertanding di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Senin (31/7) dini hari WIB, Juventus dan Roma bermain seri 1-1 di waktu normal. Bianconeri memimpin terlebih dahulu melalui tendangan Mario Mandzukic sebelum akhrinya Edin Dzeko mampu menyamakan pertandingan pada babak kedua.

Di babak adu penalti, kiper pengganti Juve, Carlo Pinsoglio menjadi pahlawan dengan sukses mementahkan tendangan Marco Tumminello di kesempatan pertama.

Kedua tim memilih bermain hati-hati di awal babak pertama. Beberapa peluang didapat kedua tim, sayang belum ada yang berbuah gol.

Baca Juga : Kane, Striker Impian Antonio Conte

Juventus berhasil unggul pada babak pertama di menit 29. Menerima umpan terobosan Alex Sandro, Mandzukic sukses mengontrol dan melewati Alisson Becker sebelum menceploskan bola menjadi gol. Keunggulan Bianconeri bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, allenatore Juve, Massimiliano Allegri membuat lima pergantian pemain. Sedangkan Eusebio Di Francesco di kubu I Lupi melakukan dua pergantian pemain.

Di paruh kedua ini, Roma yang tetap tampil dengan mayoritas pemain utama mereka berani lebih menyerang. Sayang peluang emas Kevin Strootman masih digagalkan mistar gawang.

Di menit 63, Roma lagi-lagi melakukan tiga pergantian pemain, sementara Juventus dua menit berselang menarik keluar lima pemainnya lagi.

Hanya 10 menit berselang, Roma akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tap in jarak dekat Dzeko meneruskan crossing Aleksandar Kolarov.

Beberapa peluang tercipta di sisa laga, akan tetapi tak ada yang mengubah hasil. Skor imbang 1-1 memaksa pemenang laga ditentukan lewat adu penalti.

Baca Juga : Kane, Striker Impian Antonio Conte

Dalam babak ini, Pinsoglio langsung menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan usaha penendang pertama Roma, Tumminello.

Penendang tersisa dari kedua tim semuanya sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Juve pun memenangi babak adu penalti dengan skor 5-4.