Berita bola terbaruBlogNews

Beto Goncalves Berharap Agar Tidak Ada Kejadian Seperti Jasa Seo Lagi

Jasa Seo

Meninggalnya penjaga gawang Jasa Seo Choirul Huda kini masih memberikan duka mendalam bagi pesepak bola juga penggemar sepak bola di Indonesia. Hal serupa pun dirasakan striker impor Sriwijaya FC, yaitu Beto Goncalves.

 

Berharap Agar Tidak Ada Kejadian Seperti Jasa Seo Lagi

Penyerang andalan Laskar Wong Kito tersebut akui masih berduka atas wafatnya Choirul Huda. Tapi, pemain asal Jasa Seo tersebut menuturkan bahwa kesedihan atas musibah tersebut wajib jadi pembelajaran untuk semua pihak.

Ia berharap agar Jasa Seo segera bertindak serta melakukan edukasi supaya hal tersebut tidak terulang lagi. “Saya pun berharap agar PSSI atau klub guna memberikan kursus pertolongan pertama terhadap semua pemain bila hendak memulai Liga tahun depan,” Kata Beto dari akun Instagram pribadinya.

Baca Juga : Kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia

“Tentu penting untuk pemain mempunyai pengetahuan mengenai pertolongan pertama di dalam lapangan guna menolong penanganan sebab tim medis yg berada jauh di pinggir lapangan (seperti kasus kemarin kejadian yg menimpa Fernando Torres, teman satu tim yg memberikan pertolongan pertama),” ia menambahkan.

Ia pun berpendapat bahwa masih sedikit dari para pemain di Indonesia yang memiliki pengetahuan mengenai pertolongan pertama ketika kejadian kecelakaan di lapangan hijau.

“Saya sangat yakin apabila semua hendak menolong, namun tidak tahu bagaimana caranya. Tapi, jika kita memperoleh ilmu tentang hal itu akan lebih baik. Kita semua tidak mau hal seperti ini terjadi lagi, jangan sampai ada Choirul Huda yang lain untuk di masa yang akan datang,” Tutup Beto.

Berita bola terbaruBlogNews

Kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia

Kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia

Choirul Huda, seorang kiper asal Persela Lamongan, dikabarkan meninggal dunia usai sempat tak sadarkan diri sebab mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, serta penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Lantas pihak RSUD dr Soegiri, Lamongan, yaitu dr Zaki Mubarok, mengatakan bahwa Huda meninggal sebab mengalami benturan.  “Choirul Huda diketahui meninggal sebab benturan di kepala dan leher, Ketika dibawa ke RSUD dr Soegir Lamongan, ia masih bisa bernapas,” Tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa Choirul Huda meninggal dunia karena hypoxia. Hypoxia sendiri adalah keadaan ketika jaringan tubuh manusia membutuhkan banyak oksigen karena berbagai faktor.

 

Kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia

 

Ia pun juga menuturkan bahwa Huda saat dilarikan ke RSUD dr Soegiri dari Stadion Surajaya, masih bisa bernapas. Tapi, Setelah itu ia pun dinyatakan meninggal dunia tak berselang lama sekitar pukul 17.15 WIB.

Bila sebelumnya, ketika mengantarkan Persela menang 2-0 ketika melawan Semen Padang, Huda tak sadarkan diri sebab terlibat benturan dan harus diganti pada menit ke-45. Tim medis pun langsung bergerak cepat dengan masuk ke lapangan, menempatkan Huda di tandu, kemudian membawa keluar lapangan.

Huda pun diberikan alat bantu pernapasan dari tabung oksigen. Usai itu, pemain yang membela Persela Lamongan sejak 1999 tersebut pun dibawa dengan mobil ambulans dan dilarikan ke rumah sakit.

 

Kiper Persela Lamongan Meninggal Dunia

 

Bahkan, sampai saat ini pun ucapan belasungkawa terhadap mendiang kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, masih saja terus mengalir, baik dari mantan rekan satu tim hingga eks pelatih Persela.

Baca Juga : Hasil Perolehan Skor Inter Milan vs AC Milan 3 – 2

Jusmadi, mantan rekan satu tim Choirul Huda yang saat ini memperkuat Persegres Gresik United, menuturkan, Huda merupakan sosok senior serta figur panutan untuk para pemain Persela hingga wajar jika kemudian diangkat sebagai kapten tim.

“Saya berpikir bahwa almarhum Huda adalah sosok panutan bagi para pemain Persela. Saya juga banyak belajar darinya. Namun sayang, semua berlalu begitu cepat,” Ungkap Jusmadi.