Berita bola terbaruNews

Pelatih AC Milan Curahkan Isi Hati di Sosial Media

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso mengungkapkan dirinya bukan pelatih jenius usai membawa AC Milan menang atas Lazio melalui adu penalti di semi final Coppa Italia, Kamis (1/8) dini hari WIB.

AC Milan akan bersua Juventus di final Coppa Italia pada 10 Mei nanti usai menyingkirkan Lazio melalui adu penalti 4-5, setelah bermain imbang tanpa go pada pada leg kedua babak semi final dini hari WIB.

Walau demikian Gennaro Gattuso yang ditunjuk sebagai pelatih sejak November silam, menggantikan Vicenzo Montella, merasa tidak layak disebut sebagai pelatih jenius. Dia sempet mencurahkan isi hatinya lewat akun sosial medianya yang berisi

“Saya sadar saya terkadang membuat para pemain menjadi gila di sesi latihan, tapi semua itu terbayar dan akan sepadan hasilnya di akhir musim nanti,” tutur Gennaro Gattuso pada Rai Sport.

“Tim ini masih sangat hijau dan kami harus kembali menjadi tim yang diidam-idamkan para suporter.”

“Sangat penting juga untuk memberikan pujian kepada Vicenzo Montella, yang telah memperkenalkan beberapa konsep vital dan Anda masih bisa melihat keinginan dia untuk mempertahankan penguasaan bola dan membuat bola berjalan bersih.”

“Saya ingin menegaskan bahwa saya bukan pelatih yang hebat. Saya masih di awal-awal karir (kepelatihan). Saya bukan seorang guru (orang hebat) di bangku cadangan dan belum meraih apapun.”

“Di saat yang sama, saya bukan orang yang beberapa orang pikirkan. Orang-orang lupa bahwa saya sudah bekerja (sebagai pelatih) selama lima tahun terakhir. Saya memenangi titel juara di Lega Pro, mempunyai pengalaman-pengalaman sulit di situasi-situasi sukar di luar negeri.”

Baca Juga : Manchester City Raih Piala Liga Inggris

“Anda tidak bisa mempelajari profesi ini dari buku. Anda mempelajarinya dari pukulan telak oleh kekalahan. Saya memiliki beberapa pengalaman itu dan akan kembali mendapatkannya.”

“Ini sebuah mimpi dan saya cukup beruntung untuk mendapatkan kesempatan emas ini. Jika saya memiliki peluang untuk tetap tinggal di Milan, tentu saja saya akan tetap tinggal sebab ini lah rumah saya. Jika tidak, maka saya sudah mendapatkan segudang pengalaman lainnya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *