Berita Judi OnlineNewsStrategyTips & Tricks

Kericuhan Terjadi di Akhir Laga Arema FC

Akhir Laga Arema FC

Peristiwa kericuhan yang dilakukan Aremania diawali oleh segelintir oknum yang tiba-tiba merangsek memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan. Hal itu saat babak kedua memasuki masa injury time di menit ke-92. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung yang menyebut ada beberapa suporter Aremania yang memasuki lapangan dan melakukan pelemparan.

“Beruntung bisa diredam para petugas. Personel kami langsung bergerak cepat, sebelum terjadi kerusuhan meluas yang tidak diinginkan,” ujar Yade Setiawan.

“Tidak ada yang diamankan. Memang sebelumnya ada yang diamankan satu orang tapi karena memukul sesama suporter dalam keadaan mabuk di dalam stadion. Itu sebelum kerusuhan terjadi,” jelasnya.

Terkait satu suporter yang hanya mengenakan celana dalam yang diamankan steward, Yade Setiawan mengungkapkan yang bersangkutan langsung dilepaskan oleh pihak steward karena kurang cukup bukti.

Baca Juga :  Kemenangan Arsenal Dengan Gol Cantik Aaron Ramsey

“Suporter yang dimaksud yang diamankan steward sepertinya langsung dilepas,” pungkasnya.

Sebelum, laga Arema FC melawan Persib Bandung berakhir ricuh setelah laga memasuki masa injury time. Para Aremania merangsek masuk ke dalam lapangan akibat kekecewaan keputusan kepimpinan wasit Handri Kristanto.

Mereka mengejar wasit dan tim tamu Persib Bandung. Pelatih Persib, Mario Gomez pun menjadi korban pelemparan benda tumpul oleh oknum yang diduga Aremania. Dari peristiwa tersebut, setidaknya 200-an orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami sesak nafas karena berdesak-desakan untuk keluar tribun. Mereka juga terkena gas air mata yang disemprotkan pihak kepolisian di dalam stadion.

Berita bola terbaruBerita Judi OnlineNews

Kemenangan Arsenal Dengan Gol Cantik Aaron Ramsey

Kemenangan Arsenal Dengan Gol Cantik Aaron Ramsey

Berkat 2 gol cantik yang ia ciptakan Aaron Ramsey menjadi bintang kemenangan Arsenal atas CSKA Moskow di Emirates Stadium. Satu di antaranya punya proses yang cantik. Arsenal menjamu CSKA di Emirates Stadium, Jumat (6/3/2018) dalam leg pertama perempatfinal Liga Europa. Tim tuan rumah menangtelak 4-1.

Keempat gol Arsenal diborong Ramsey dan Alexandre Lacazette, yang masing-masing mencetak dua gol. Adapun satu gol CSKA dilesakkan oleh Aleksandr Golovin. Gol kedua Ramsey pada pertandingan ini jadi buah bibir karena tercipta lewat proses istimewa. Gol itu tercipta berkat kejelian Mesut Oezil yang mengirim umpan ke daerah kotak penalti yang kosong.

Ramsey yang bergerak menyambut, melompat dan mendorong bola dengan sisi luar kaki kanannya. Bola kemudian melewati kiper Igor Akinfeev yang gagal menangkapnya karena terlanjur maju.

Bagi Ramsey, itu menjadi gol kesembilannya di semua kompetisi musim ini. Tujuh di antaranya dicetak di kandang, yang artinya Ramsey cukup tajam di Emirates Stadium. Demikian dilansir Opta. Usai pertandingan, Ramsey mengungkap caranya bisa mencetak gol indah. Secara keseluruhan, gelandang asal Wales itu senang Arsenal bisa menang besar dan berpeluang ke semifinal.

Baca Juga :  Chelsea Akhirnya Meraih Kemenangan

“Kami tahu pertandingan kandang akan penting, kami harus mencetak banyak gol, dan bersyukur kami bisa melakukannya. Kami tahu akan sulit di Rusia nanti (leg kedua), tapi kami menempatkan diri di posisi yang bagus,” kata Ramsey kepada BT Sport seperti dilansir Sportsmole.

“Saya suka berlari masuk ke kotak penalti. Saya punya banyak peluang, tapi saya gembira bisa berkontribusi bagi tim. Mungkin di lain waktu, saya bisa mendapatkan gol ketiga,” imbuhnya.

“Saya melihat kiper datang, jadi jika saya berhasil melewatinya, saya punya kans bagus mencetak gol. Untungnya saya berhasil. Kami berhasil mencetak banyak gol belakangan ini, semoga itu berlanjut sampai akhir musim,” Ramsey berharap.

Berita bola terbaruBlogNewsTop 10

Chelsea Akhirnya Meraih Kemenangan

Chelsea Akhirnya Meraih Kemenangan

Tottenham Hotspur sukses mendaptkan kemenangan atas Chelsea di Stamford Bridge dengan skor 3-1 dalam lanjutan pekan ke-32 Liga Inggris 2017-2018. Spurs sebenarnya tertinggal lebih dulu dari kubu tuan rumah. Namun, tim berjuluk The Lilywhites itu mampu bangkit dan keluar dari tekanan yang diberikan para pemain maupun pendukung Chelsea hingga akhirnya meraih kemenangan.

Sejak awal wasit meniup peluit dimulainya pertandingan. Pasalnya, baik Chelsea maupun Spurs sama-sama memiliki niatan untuk melancarkan serangan begitu mendapat bola. Apresiasi patut diberikan kepada para pemain Spurs, karena meski berada dalam tekanan sorakan suporter Chelsea, skuad asuhan Mauricio Pochettino itu tetap bermain dengan tenang.

Sementara bagi pemain Chelsea, terikan dari ribuan para pendukungnya membuat semangat mereka bangkit dan tak ragu meluncurkan serangan. Kubu tuan rumah sebenarnya mampu merobek gawang Spurs pada menit ke-19, setelah Marcos Alonso memaksimalkan umpan silang yang dilepaskan N’Golo Kante. Namun sayangnya, gol tersebut dianulir lantaran Alonso telah berada dalam posisi off-side.

Chelsea baru benar-benar bisa mendapatkan keunggulannya pada menit ke-30. Berawal dari serangan yang dibangun di sisi kanan lini pertahanan Spurs, Victor Moses melepaskan umpan silang ke jantung pertahanan tim tamu. Para pemain Spurs tak ada yang mampu menggapai bola tersebut, namun Alvaro Morata mampu menuntaskannya dengan baik melalui sundulan. Chelsea pun unggul 1-0.

Di babak kedua, baik Chelsea maupun Spurs sama-sama masih bermain terbuka. Hanya saja, dewi keberuntungan nampaknya berpihak kepada tim tamu. Pada menit ke-62, Spurs membalikkan keadaan. Memanfaatkan lini pertahanan Chelsea yang sedikit lowong, Eric Dier melepaskan umpang lambung jauh ke depan yang lekas disongsong oleh Alli.

Baca Juga :  Messi Akan Bermain Melawan Spanyol

Gelandang Timnas Inggris itu dapat mengontrol bola dengan baik dan dengan satu sentuhan menceploskannya secara mudah ke dalam gawang Chelsea. Lagi-lagi Caballero diperdaya oleh aksi indah permainan para penggawa Spurs. Tim tamu pun berbalik unggul 2-1.

Penderitaan Chelsea tak berhenti sampai di situ, karena pada menit ke-66 Spurs kembali mencetak gol. Berawal dari aksi Son Heung Min yang menciptakan kemelut di muka gawang Chelsea, dengan cermat Alli lekas memanfaatkan peluang tersebut hingga berbuah gol dan membuat Spurs memimpin 3-1.