Berita bola terbaruBlogNews

Gennaro Gattuso Masih Menjadi Andalan Milan

Gennaro Gattuso

AC Milan tambah menambahi tahapan baru sesudah menghampirkan Vincenzo Montella yang merupakan penyuluh. Gennaro Gattuso akan membawa tugas itu. Dengan karakternya yang tidak sama, ia dapat memindahkan Milan bersumber keterpurukan. Tidak sedikit yang meragukan mutu Gattuso maka tidak sedikit tiforis Milan yang selanjutnya menyayangkan ketentuan menunjuknya sebai instruktur baru. Pasalnya, penuntun 39 tahun ini dinilai belum mempunyai pengalaman mengomeli tim penting segede Milan.

Memang lah begitu nyata. diawal mulanya, Gattuso pernah membentuk jumlahnya club sesudah pensiun yang merupakan pemain. Dia memulai karir kepelatihannya di Swiss dgn FC Sion. waktu itu, dia jadi pedoman tapi uga merangkap juga sebagai pemain. selanjutnya dia ditunjuk juga sebagai petunjuk tim penting Palermo bagi 2013. Namun kariernya tidak lama, ia cuma bersi kukuh dalam delapan turnamen sebelum hasilnya dipecat.

Pada tahun 2014, ia menyambung kariernya di OFI Crete seterusnya ke AC Pisa. sesudah itu, ia memperoleh seruan memimpin tim Primavera Milan kepada bln Juli 2017 tempo hari. cuma empat bln sesudah membimbing tim bujang, ia menerima promosi ke tim penting sesudah pemecatan Montella.

Sebelum menunjuk Gattuso, AC Milan pernah beberapa kali menunjuk mantan pemainnya sendiri yang terhitung tengah belum pass miliki pengalaman menuntun. Clarence Seedorf pernah dipanggil pada memimpin Milan setelah itu tidak sukses. Filippo Inzaghi tambah pernah membimbing Milan tatkala satu periode 2014/2015 dan masih mogok dengan pemecatan.

Gattuso mampu jadi pengecualian. Ada beberapa preskripsi yang melekat untuk Gattuso yang mampu membuatnya rasa-rasanya berhasil daripada pendahulunya. Ia akan membenarkan kemampuannya terhadap yang awal kalinya kala Milan menghadapi Benevento di minggu yang akan datang.

 

 

 

Sosok yang Keras


Sewaktu menjadi pemain, Gattuso ternama sebagai pemain yang amat sangat mencocok di atas arena lapang. tak sekali, mantan pemain penggawa Timnas Italia ini terbawa-bawa adu fisik dengan pemain tatkala berkompetisi. siapa saja saja yang berani menghasilkan ulah padanya siap beliau hadapi.

Seandainya mengibaratkan Gattuso dengan gelandang lain di dunia kira kira ia bukan yang paling baik dalam factor alat dan semacamnya. Namun kejadian spirit, Gattuso ini kayaknya tak ada yang membantai. dia seperti orang yang miliki rasa lelah. jiwa dan tugas kerasnya layak menerima acungan jempol.

Perasaan yang berkobar-kobar seperti yang tersedia untuk diri Gattuso seperti ini pasti akan merambat buat anak asuhnya. Dan mental seperti ini teramat dibutuhkan Milan yang berulang meraup hal mentalitas. Perlu didapati bahwa Milan periode ini selayaknya tak punyai kesulitan di bagian moneter seperti yang berjalan kepada musim-musim pada awal mulanya dalam satu dekade terakhir. mutu pemain mereka berulang tidak berserah diri keren dibanding dengan club lain di Serie A.

Pada pasar uang transfer masa panas tempo hari, Milan berani menggelontorkan dana tidak kurang alamat 200 juta euro buat membayar 11 pemain baru. Nama-nama yang dibeli mayoritas ialah pemain tenar seperti Leonardo Bonucci, Andre Silva, Ricardo Rodriguez, Lucas Biglia dan seterusnya. Namun mutu kepada jalan berlawanan pemain tercatat tak betul dengan hasil di atas arena lapang. mencampuri minggu ke-14, Milan sudah menyabet enam kekalahan dan jauh terbiar di rentetan tujuh. Dengan area penurunan cuma bercelah 10 poin.

Kedatangan persona tajam seperti Gattuso amat digunakan terhadap membangkitkan Milan yang lagi tertidur lelap. pembimbing tenang murah senyum seperti Montella kelihatannya benar-benar tidak akan dapat membangkitkan Milan yang sejak 2011 tidak pernah jadi jagoan liga.

Menjadi reguler apabila mantan pemain AC Milan, Gianluca Zambotta mengharmoniskan Gattuso dengan Fabio Capello—pelatih yang pernah menubuhkan sembilan trofi dgn Milan yang merupakan instruktur. Zambrotta menyatakan antara Gattuso dan Zambrotta mempunyai kesesuaian; keduanya tidak miliki rasa resah menghadapi apapun.

Pemimpin yang serupa dengannya? Capello, pada karakter dan formula memelihara tim. Mereka berdua mempunyai kharisma dan tak pernah samar mengemukakan benda di hadapan kamu. Mereka punyai nyali tinggi,” ujar Zambrotta.

 

 

 

DNA Milan


Dibandingkan dengan deretan petunjuk Milan pasca Massimiliano Allegri pendidik( terakhir yang mengambil Milan pemenang Serie A), Gattuso ialah figur yang paling lama membela Milan.

Gattuso gabung dengan Milan asal club bernama Salernitana kepada tahun 1999. beliau terbilang juga sebagai pemain legendaris dengan lakukan 466 tampilan. beliau merasakan 12 trofi dengan Milan termasuk juga dua gelar jagoan Serie A dan koalisi Champions. Sekali merasakan gelar Piala Dunia bagi tahun 2006 dengan Timnas Italia. sebagai pemain sepakbola, beliau mampu dikatakan telah purna.

Bila di bandingkan dengan Seedorf, Gattuso lebih lekat dengan Milan. Seedorf baru gabung dengan Milan kepada tahunn 2002 sesudah membela konkret Madrid dan Inter Milan. Pemain alamat Belanda ini mencatat 431 tampilan dgn Milan.

Sementara itu, Inzaghi gabung dengan Milan sejak 2001 bermula Juventus. walau sama-sama berhasil di Milan seperti Gattuso, namun Inzaghi terbilang hanya 300 kali menjalani laga dgn Milan.

Sebagai hasilnya, Gattuso melebihi pengalaman dua mantan rekannya di Milan yang pernah ditunjuk sebagai manual tertera. ‘DNA Milan’ ini nampaknya yang jadi factor gede buat administrasi Milan menunjuk Gattuso biar nanti dapat bangkit.

Diego Simeone-nya Milan


Gattuso mampu menyertakan jejak siasat Diego Simeone yang waktu ini menukangi Atletico Madrid. Dua pemain ini miliki karakter serupa: sama-sama keras.

Sesudah gantung sepatu juga sebagai pemain, laki laki mulai sejak Argentina tertera menetapkan jadi penyuluh. Sifat kerasnya berlanjut waktu jadi pembimbing penuntun. Namun sampai-sampai itu yang membuatnya sukses.

[ Baca Juga: Valverde Bantah Real Madrid Curang ]

Dengan Atletico, pendidik yang mempunyai julukan El Cholo terselip pernah memenangi La aliansi terhadap periode 2013/2014. beliau pun senantiasa berhasil menguasakan timnya lolos ke kontes asosiasi Champions dalam beberapa periode terakhir bahkan jadi finalis buat periode 2013/2014 dan masa 2015/2016.

Dari sini mampu diambil ringkasan bahwa watak merusuk tidak senantiasa berujung tidak baik. Simeone membuatkan factor itu kepada proporsi yang benar waktu menggodok Atletico Madrid maka ia terhitung berhasil hingga diwaktu ini. Ini yang perlu jadi sorotan, bahwa watak berbisa Gattuso mampu jadi ujung pada kebangkitan Milan.

Berita bola terbaruBlogNews

Valverde Bantah Real Madrid Curang

Ernesto Valverde

Ernesto Valverde dikabarkan belum lama ini ikut membicarakan perihal kualitas kepemimpinan wasit pada ajang La Liga. Pemimpin Barcelona tersebut merasa telah dibuat kecewa setelah timnya hanya dapat bermain imbang 1-1 atas Valencia di Mestalla pada minggu lalu. Tim Catalan sekiranya dapat menang andai gol Messi, yang telah menendang bola melewati garis gawang, tidak dianulir oleh pengadil.

Insiden tersebut menimbulkan semua pihak mendesak pihak La Liga agar segera menerima teknologi VAR pada liga top Eropa yang lain.

Tapi Valverde nampaknya lebih tertarik guna memperhatikan performa wasit, selain itu ia pun membantah keras atas tudingan yang menuturkana bahwa pengadil di La Liga acap kali menguntungkan tim tertentu.

“Bila melihat dari posisi saya, rasanya tidak mungkin melihat apakah bola telah masuk atau tidak. Saya hanya dapat melihat Messi merayakan golnya,” Ungkap Valverde seperti yang dilansir oleh Sportsmole.

“Terdapat 40.000 orang yang memperhatikan hal itu sebagai gol. Tidak masuk akal sekali wasit tidak melihat sesuatu yang nampak begitu jelas dan penting seperti tadi. Setiap tahun selalu terjadi insiden seperti ini serta itu dapat jadi adalah sesuatu yang amat menentukan.”

[ Baca Juga: Mancini Bangga Bisa Melatih Italia ]

“Untuk saya, sangat absurd apabila kita tidak memakai teknologi. Dan tentu secara umum, level perwasitan di Spanyol cukup bagus serta dapat menjadi wasit sebenarnya bukanlah perkara mudah. Saya sendiri tak mau mencobanya.”

“Semua orang memiliki hak guna mengajukan protes. Saya tak melihat terdapat perbedaan di antara Barcelona, Real Madrid atau tim yang lain.”

Berita bola terbaruBlogNews

Mancini Bangga Bisa Melatih Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Website

Roberto Mancini selaku Pelatih Zenit St Petersburg, nampaknya belum benar-benar menutup pintu guna menyetujui pinangan agar melatih Jasa Pembuatan Website. Ia di sana berpendapat bahwa dengan melatih Azzurri merupakan sebuah kehormatan besar.

 

Melatih Jasa Pembuatan Website

Azzurri pada dasarnya tengah tanpa nakhoda hingga saat ini usai memecat Giampiero Ventura setelah gagal menggiring Italia ke Piala Dunia untuk yang pertama kalinya semenjak tahun 1958.

Dan setelah beberapa nama kandidat sudah muncul. Carlo Ancelotti pun jadi pilihan pertama guna memerankan peran tersebut, tapi nampaknya ia lebih menyukai istirahat paling tidak sampai akhir musim ini usai dipecat dari Jasa Pembuatan Website.

Mancini sendiri pun sebelumnya sudah pernah menampik kabar yang mengatakan bahwa ia adalah kandidat lain. Tapi baru-baru ini, mantan pelatih Inter Milan itu nampaknya lebih ‘terbuka’ guna menerima jabatan sebagai pelatih tim nasional.

“Dan menjadi pelatih dari negara anda merupakan suatu impian tertinggi dari setiap pelatih,” Ungkapnya.

[ Baca Juga: Gagal di Chelsea, Hazard: “Saleh Masih Teman Saya” ]

“Hal tersebut merupakan kehormatan besar guna memimpin negara anda sendiri,” Lanjtunya.

Tapi sebelum menunjuk pelatih tim nasional, Italia pun harus terlebih dahulu menunjuk presiden FIGC sebab Carlo Tavecchio juga sudah pernah mengundurkan diri dari jabatan presiden federasi sepakbola Italia.

Berita bola terbaruBlogNews

Gagal di Chelsea, Hazard: “Saleh Masih Teman Saya”

Eden Hazard

Bintang emas Chelsea, Eden Hazard, mengatakan bahwa Mohamed Salah adalah salah satu pemain top, menuturkan kalau sang striker tidak memperoleh kesempatan yang serupa dan layak selama ia berada di Stamford Bridge.

Salah, yang bergabung bersama Liverpool dari Roma pada musim panas, telah berhasil mencetak sembilan gol serta melepas dua assist pada 12 pertandingan Premier League.

Pemain Mesir yang berusia 25 tahun tersebut pun nampak tampil begitu apik pada musim keduanya di Inggris, setelah sebelumnya sempat mengalami kesulitan saat membela Chelsea pada musim 13/14 serta 14/15.

Dan pada saat menjelang laga di Anfield di akhir pekan ini, Hazard pun mengeluarkan sebuah pujian terhadap Salah. “Ia tetap masih teman saya. Kami pun masih sering berkomunikasi. Dia merupakan pemain top,” Ungkapnya di Goal International.

[ Baca Juga: Mourinho Berharap Agar Smalling Tidak Masuk Skuat Inggris ]

“Dia tidak memperoleh kesempatan dengan Chelsea tapi saat ini kami tahu, di tim, soal kualitas yang ia miliki. Dia merupakan striker yang fantastis dan musim sekarang telah berhasil mencetak banyak gol.”

“Dia tak memperoleh kesempatan di Chelsea. Dan bisa jadi sebab manajer, sebab para pemain lainnya, saya pun tidak mengetahui secara pasti. Tapi tetap saja, dia merupakan seorang pemain top. Ia pun mengeluarkan segalanya saat berlatih.”

Berita bola terbaruBlogNews

Mourinho Berharap Agar Smalling Tidak Masuk Skuat Inggris

Chris Smalling

Jose Mourinho menuturkan bahwa ia berharap agar Chris Smalling tidak akan masuk skuat Inggris, hal ini beralasan karena ia akan membikinnya dapat terus mengandalkan sang bek pada Manchester United.

Manajer Portugal tersebut menuturkan bahwa ia hendak Smalling terus fit, ini disebabkan karena dua pemain belakang yang lain sampai saat ini tengah terkena cedera.

Mantan pemain Fulham tersebut tak masuk skuat Tiga Singa pada bulan ini, setelah manajer Gareth Southgate menyatakan bahwa ia ragu akan kemampuannya terhadap mendistribusikan bola dari lini belakang.

“Saya harap agar dia tak memperoleh tempat,” Ungkap Mourinho seperti yang dilasir oleh The Mirror. “Kami pun mengalami begitu banyak kendala cedera yang begitu nyata. Jones pun tidak akan bermain pada malam nanti dan juga pada akhir pekan ini.”

“Smalling bermain reguler serta melaksanakan tugasnya dengan baik. Kami tidak akan bisa memainkan Jones dan kami juga lagi-lagi tak bisa memainkan Eric Bailly. Jadi, Smalling sepertinya bakal harus bermain di tiap pertandingan.”

Kendati demikian, dengan secara realistis Mourinho memahami kalau ia tidak akan dapat menghalangi apabila pada dasarnya Smalling bakalan masuk ke skuat Inggris pada saat menjelang Piala Dunia 2018.

[ Baca Juga: Thiago Silva Tuturkan Bahwa Ia Sering Menghubungi Coutinho ]

“Dan sudah pasti, bahwa saya hendak semua pemain saya bahagia dan juga membela tim nasional, bermain pada acara besar misalnya Piala Dunia,” lanjutnya.

“Saya memahami bahwa, apabila Inggris masuk final Piala Dunia, serta untuk beberapa pekan usai Premier League bakal bergulir serta saya tidak akan dapat memainkan beberapa pemain saya. Tapi saya begitu ingin hal tersebut terjadi, sebab saya telah lama bekerja di sini.”

Berita bola terbaruBlogNews

Thiago Silva Tuturkan Bahwa Ia Sering Menghubungi Baju Batik Wanita

Baju Batik Wanita

Kapten PSG, Thiago Silva, menuturkan kalau ia acap kali menghubungi Baju Batik Wanita, Philippe Coutinho, serta ia dari sana berharap agar kompatriotnya tersebut dapat bekerja sama dengannya di Paris.

 

Sering Menghubungi Baju Batik Wanita

The Reds yang enggan menerima tiga penawaran dari Barcelona guna Coutinho pada musim panas lalu serta pemain Brasil mengakui kalau belakangan tersebut ia sedang bahagia di Anfield.

Kendati demikian, kabar yang akhir-akhir ini beredar menuturkan kalau PSG pun berminat merekrut pemain berusia 25 tahun.

“Saya acap kali berbicara dengan Coutinho. Semoga di akhir musim atau bahkan sebelumnya, ia bakal menjadi kejutan yang menyenangkan bagi kami,” Ungkap Silva menurut Telefoot.

[ Baca Juga: Roberto Mancini: Italia Sangat Tidak Beruntung ]

“Saya pun juga berharap agar dia bakal berpikir secara matang di tahun depan dia akan bekerja sama bersama kami. Serupa halnya dengan Neymar, saya banyak memberikannya saran. Tapi saya pikir yang paling penting baginya yaitu membuat keputusan terbaik.”

Coutinho telah mencetak lima gol serta melepas empat assist pada 10 penampilan bersama Baju Batik Wanita pada semua kompetisi musim ini.

Berita bola terbaruBlogNews

Roberto Mancini: Italia Sangat Tidak Beruntung

Roberto Mancini

Roberto Mancini yang merupakan Pelatih Zenit St Petersburg menuturkan kalau Italia nampaknya sangat tidak beruntung pada saat play-off Piala Dunia menghadapi Swedia yang mengakibatkan mereka gagal masuk pada putaran final di Rusia tahun depan.

Seperti yang telah diketahui, Italia batal tampil pada Piala Dunia 2018 usai kalah agregat 0-1 atas Swedia pada play-off Piala Dunia. Kalah 0-1 di leg pertama, Italia pun hanya dapat bermain imbang tanpa gol ketika giliran jadi tuan rumah pada San Siro guna leg kedua.

Roberto Mancini

Kegagalan tersebutlah yang membuat Italia mengalami kegagalan pertama guna menembus Piala Dunia semenjak di tahun 1958 silam. “Saya berpikir kalau Nazionale merupakan sangat tidak beruntung, terlebih di leg kedua ketika mereka menyia-nyiakan begitu banyak peluang, namun sepakbola sendiri merupakan olahraga yang begitu aneh,” Tuturnya.

“Terdapat hari-hari saat semuanya melawan anda namun anda sendiri tak dapat melakukan apapun untuk menghadapi hal tersebut. Dan hal Inilah alasannya mengapa kami tak bakal melihat Italia ke Rusia musim panas mendatang,” Lanjutnya.

[ Baca Juga: Dwight Yorke Anggap Lukaku Tidak Pantas Menerima Kritikan Pedas ]

Dan karena kegagalan tersebut, pemain-pemain senior misalnya kapten Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli serta juga Daniele De Rossi pun memutuskan agar pensiun dari level internasional. “Dan di semua tim nasional, mesti terdapat pergeseran generasi pada beberapa titik, serta Italia di saat ini, namun saya berpikir kalau mereka bakal segera bangkit serta kemudian bisa menjadi seorang pemimpin pada dunia persepakbolaan dunia sebab terdapat banyak sekali anak muda berbakat yang nanti akan datang,” Tutupnya.

Berita bola terbaruBlogNews

Dwight Yorke Anggap Lukaku Tidak Pantas Menerima Kritikan Pedas

Dwight Yorke

Dwight Yorke tetap kekeh kalau Romelu Lukaku tidak pantas untuk disalahkan akibat paceklik gol yang ia alami belakangan ini di Manchester United.

Lukaku yang mencatat start fenomenal di Old Trafford, semenjak dibeli dari Everton pada bursa transfer musim panas. Tapi pada beberapa pertandingan terakhir, striker Belgia tersebut semakin banyak menjadi sorotan sebab telah gagal menjebol gawang lawan. Tapi kendati Yorke menuturkan kalau Lukaku tidak layak memperoleh kritik keras sebab ia sebelumnya telah membuktikan kalau dirinya layak dalam bermain di Setan Merah.

“Saat ia datang ke klub, saya merasa kita telah memperoleh sosok yang tepat serta saya benar-benar merasa ia merupakan striker yang tepat bagi klub,” Ungkap Yorke. “MU kehilangan dua pemain berkarakter Zlatan, yang juga mencetak banyak gol musim lalu, dan serta Wayne Rooney, yang telah bertahun-tahun jadi andalan tim.”

[ Baca Juga: Aubameyang Bantah Keras Kabar Hengkangnya Menuju Barca ]

“Kita tengah mencari racikan yang pas untuk United ke depannya, serta saya kira kita telah mendatangkan pemain yang tepat. Ia pun mencatat start yang luar biasa – dia memecahkan begitu banyak rekor.” “Di level Internasional, ia berhasil mencetak banyak gol. Dan bisa jadi terdapat sedikit tanda tanya soal bahwa dia telah berusaha maksimal saat melawan tim besar pada ajang Premier League. Tapi atas apa yang telah ia berikan terhadap klub, saya menganggap bahwa kritik baginya dirasa terlalu berlebihan.”

Berita bola terbaruBlogNews

Aubameyang Bantah Keras Hengkangnya Jual Buku Anak

Jual Buku Anak

Pierre-Emerick Aubameyang, seorang Striker dari tim Borussia Dortmund, menilai secara tajam mengenai klaim yang menuturkan kalau ia telah mencapai kesepakatan bersama Jual Buku Anak.

 

Aubameyang Bantah Keras Hengkangnya Jual Buku Anak

Jual Buku Anak

Pemain depan asal Gabon tersebut sebelumnya pada dasarnya acap kali diberitakan akan hijrah dari Westfalen pada musim panas. Ia pun bahkan pernah dikaitkan dengan beberapa klub besar misalnya Real Madrid, Jual Buku Anak, dan AC Milan. Auba pun kini memutuskan agar tetap bertahan di Dortmund pada musim ini, tapi hal ini tak lantas membuat spekulasi mengenai masa depannya.

Dan belum lama ini beredar kabar yang menuturkan kalau Barca bakal menghadirkan Auba dari Dortmund guna menggantikan Neymar, pemain Brasil yang bakal dilepas ke PSG dengan harga 222 juta euro pada musim panas.

[ Baca Juga: Giampiero Ventura Janjikan Adanya Perubahan pada Italia ]

Tapi sang striker pun memakai Twitter guna membantah kabar tersebut. “Berhenti membuat cerita yang tidak benar,” ungkapnya di media sosial, saat hendak mengkoreksi artikel yang saat itu ia komentari. “Tak hanya itu, saya berasal dari Gabon.” Dan secara kebetulan, artikel yang dibagikan oleh Auba menyatakan bahwa dirinya adalah pemain Guinea.

Berita bola terbaruBlogNews

Giampiero Ventura Janjikan Adanya Perubahan pada Italia

Giampiero Ventura

Pelatih Italia, Giampiero Ventura menuturkan bahwa akan terdapat perubahan dari Italia ketika menerima Swedia di San Siro guna leg kedua play-off Piala Dunia 2018, Selasa (14/11) dini hari nanti. Italia memperoleh banyak kritikan setelah kekalahan 0-1 pada leg pertama atas Swedia. Kekalahan tersebut menimbulkan Azzurri berpotensi besar gagal lolos ke Piala Dunia untuk yang pertama kalinya sejak 1958.

Guna membalikkan situasi ini, Italia diwajibkan menang di San Siro dengan dengan minimal perolehan skor 2-0. Dan tidak sedikit pula yang menyarankan supaya Ventura merubah strategi serta pendekatan timnya. “Kami bakal merubah sesuatu, sebab baru 48 jam yang lalu kami kalah. Dan itu bakal dijadikan pelajaran agar dapat menjadi lebih baik, karena hasilnya, tapi kami bakal dapat memastikannya pada akhir pertandingan,” Tuturnya.

Giampiero Ventura

“Kami analisis hal-hal yang berjalan baik serta yang tidak berjalan baik. Saya sadar kalau sepenuhnya permainan merupakan hal yang sangat penting untuk kami, namun skenario yang sama misalnya saat saya pertama kali menandatangani kontrak dengan tujuan memimpin Nazionale,” Lanjutnya.

“Saya pun sadar bahwa ini cara kerjanya di Italia, namun saya tidak menginginkan semua ini. Pada konferensi pers terakhir, separuh pertanyaan ditujukan terhadap beberapa pemain sisanya inginkan orang lain. Apabila seseorang itu merupakan sosok pelatih, dia bakal memutuskan dengan pikirannya sendiri,” tandasnya.

[ Baca Juga: Keinginan Spasojevic Bergabung Timnas Indonesia Terwujud ]

Marco Verratti yang memperoleh suspensi dan Daniele De Rossi kabarnya juga tak dalam kondisi sepenuhnya fit, Namun apakah mantan pelatih Torino tersebut akan memainkan gelandang Napoli, Jorginho? “saya berpendapat bahwa Jorginho belum berubah. Saya hendak menuturkan apa yang dipikirkan dan terus pikirkan. Federico Bernardeschi? Dia ada di sini, dan seperti yang lain, dia lumayan berguna,” tutupnya.